Selasa, 04 Januari 2011

wahai para orang tua...


Setiap orang tua pasti ingin anak2nya bahagia. Namun terkadang mereka tak mengerti apa yang harus dilakukan untuk membuat anak2nya bahagia. Terkadang cara mereka salah, malah membuat anaknya menderita dan tersiksa. Yang tampak adalah membuat para orang tua bahagia, bukan anaknya. Seorang anak memang lebih muda dari orang tuanya, lebih sedikit pengalamannya. Namun ilmu itu tidak harus di dapat dari yang lebih tua. Para orang tua harus mau jika mendapat ilmu dari anaknya yang lebih muda. Jangan terlalu egois karena lebih tua dan lebih banyak pengalaman. Rasulullah pernah berpesan, “didiklah anak2mu sesuai dengan zamannya”. Janganlah mendidik anak dengan cara seperti pada zamannya para orang tua hidup. Karena zaman semakin berkembang. Namun jangan sampai lupa juga pada pedoman AL QURAN dan AL HADITS. Coba dengarkan keinginan sang anak, jangan terlalu mendiktator anak. Anak juga punya hak untuk berbicara, untuk mengungkapkan pendapatnya, kemauannya.

Ingatlah para orang tua...
Kalian adalah teladan dan contoh untuk anak2 kalian. Jangan sampai sang anak kehilangan pegangan karena kekecewaannya pada sang orang tua yang tak lagi bias dijadikan teladan oleh sang anak. Sang anak pasti kebingungan tuk mencari pegangan yang lain.

Wahai para orang tua...
Perceraian, poligami...bukanlah jalan keluar suatu masalah. Coba lihatlah sang anak yang akan menerima dampak dari semua itu. Berfikirlah dalam posisi sebagai anak. Apa yang harus dijawab sang anak bila kawan2nya bertanya? Setiap anak pasti ingin memiliki keluarga yang utuh. Seorang ibu dan seorang ayah, itu bagian yang sangat penting bagi seorang anak. Sampai sang anak telah berumah tangga, figure ibu dan ayah tidak bisa dilepaskan begitu saja dari sang anak.

note :
mohon maaf kepada seluruh orang tua yang ada di dunia ini...
mohon maaf apabila ada kata2 yang tak berkenan...
trims...
salam rosenbutterfly

Tidak ada komentar:

Posting Komentar